Tim Van Damme Inspired by Tim Vand Damme

Blogroll

Blog

Kamis, 27 Januari 2011

Pengorbanan Part 4

kedua orang tua herman hanya bisa menangisi kepergian anak
laki-lakinya itu.sambil menenangkan keadaan dokter menanyakan tentang
donor mata yang ingin dilakukan oleh herman.karena itu permintaan
terakhir herman orang tuanya hanya bisa mengiyakan.tak lama kemudian
dokter langsung bergegas mengoprasi mata raka dan digantikan dengan
mata sahabatnya.5 jam kemudian raka telah keluar dari ruang
oprasi.keadaannya kembali kritis dan masih mengalami koma.hari demi
hari telah berlalu.tapi saat menghadapi masa-masa kritisnya raka
selalu ditemani oleh desy.desy selalu ada disampingnya,menjaganya,dan
menemaninya dlm menghadapi masa kritisnya.2 minggu sudah raka
mengalami koma.Semakin hari keadaannya semakin membaik.dan setelah 3
minggu berlalu tiba-tiba tangan raka bergerak.desy langsung
memberitahukan hal itu kepada dokter.tapi tak disangka-sangka setelah
kembali dari ruang dokter dia melihat raka telah siuman.desy langsung
memeluknya.raka dengan suara berat meminta untuk diambilkan air.dengan
keadaan mata yg masih diperban raka belum bisa melihat apa pun.setelah
itu dokter datang dan memeriksa keadaan raka.Ternyata raka mengalami
perkembangan yang sangat baik.dan besok sudah di perbolehkan
pulang.bahkan hari itu juga perban yang menutupi mata raka akan segera
dilepas.waktu yang ditunggu-tunggu telah tiba.dengan rasa cemas desy
menunggu hasilnya.Ternyata hasilnya sangat mengejutkan,raka bisa
kembali melihat.keesokan harinya raka pulang bersama desy.di
perjalanan tiba-tiba raka bertanya tentang keadaan herman.
Desi langsung terdiam seribu bahasa.Mata desy langsung berkaca-kaca.
"kenpa kamu diem aja?"tanya raka
"aku bingung mau memulai dari mana!"jawab desy lirih,
"memang kenapa dengan herman?"heran raka.
"emmm,herman. . .udah meninggal"jawab desy terbata-bata
.
pasti kamu bercanda?
"kalau kamu tidak percaya ayo kita ke makamnya!"jawab desy dengan mata berkaca-kaca.
"Jadi. . . ?"
"tapi itulah kenyataannya,dan tau kah kamu?herman mendonorkan matanya untuk kamu.potong desy.
Kemudian raka meminta desy untk mngntarkn.a k mkam herman.
Setibanya di sana raka langsung memeluk nisan sahabatnya itu.
Dan dia menangis tak percaya bahwa sahabatnya telah pergi.
Desy mencoba menenangkan raka,...
Setelah itu mereka berjanji untuk tidak menyia-nyiakan PENGORBANAN
sahabatnya.Dan mereka juga berjanji di hadapan makam herman untuk
selalu menjaga hubungan mereka sampai mereka ber-3 bertemu di surga. .
. ,
TAMAT

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Alexa Rank


Blog Raka Zakaria Design by Insight © 2009